28 September 2009

Award ke dua



Award ini aku dapatkan tanggal 10 September 2009 bertepatan saat bulan Ramadhan dari seorang sahabat Tips dan informasi, seneng juga menerimanya. Dengan adanya award ini diharapkan suatu jalinan persahabatan yang lebih erat sesama blogger.

Dan mumpung masih suasana Idul Fitri aku ucapkan mohon maaf lahir dan batin untuk semua yang telah mampir ke blog ini.


Dan untuk teman-teman yang berminat dengan Award ini silakan copas serta edit dan postingkan dengan cara menempatkan beberapa nama:

1. Tips dan informasi
2. referensi aspal
3. nama blog anda





Read more...

31 Agustus 2009

Pengujian Titik Nyala & Titik bakar

Pengujian ini berguna untuk mengetahui temperatur dimana aspal mulai menyala, dan temperatur dimana aspal mulai terbakar. Data ini dibutuhkan sebagai informasi penting dalam proses pencampuran demi keselamatan dalam bekerja. Lihat disini (link referensi)

Peralatan

1. Satu set alat Cleveland Point,
2. Stopwatch,
3. Mold Cleveland,
4. Thermometer.

Benda Uji
Benda uji berupa aspal dingin yang panaskan sampai suhu ± 180oC

Prosedur Pengujian
a. Ambil 1 buah mold cleveland yang terbuat dari bahan anti karat, kemudian isi sampai penuh dengan aspal yang sudah dipanaskan. Diamkan sampai dingin.
b. Tempatkan mold yang berisi benda uji kedalam alat cleveland dengan benar dan tepat.
c. Pasang termometer tepat diatas permukaan benda uji secara vertikal.
d. Hidupkan alat cleveland.
e. Mulai pengamatan pada saat suhu benda uji mencapai ± 56 dibawah titik nyala perkiraan.
f. Hidupkan handle api dan putar setiap waktu pada saat kenaikan suhu benda uji mencapai 2oC.
g. Ulangi prosedur (f) sampai benda uji mencapai nyala api, dan catat waktu serta suhu yang dicapai.
h. Kemudian ulangi prosedur (f) sampai benda uji mencapai titik bakar, dan catat waktu serta suhu yang tercapai.


Read more...

14 Agustus 2009

Peringkat Universitas terbaik 2009

Diantara sekian banyak perguruan tinggi di dunia, ternyata banyak juga perguruan tinggi Indonesia yang masuk 5000 besar, ya setidaknya sebagai orang indonesia bangga juga melihatnya, bagaimana dengan anda...

Berikut daftar beberapa perguruan tinggi Indonesia yang masuk 5000 besar dunia pada bulan July 2009.

Perguruan Tinggi----->Peringkat Dunia

1. Gadjah Mada University----->572
2. Institute of Technology Bandung----->727
3. University of Indonesia----->1010
4. Petra Christian University----->1080
5. Gunadarma University----->1126
6. Sebelas Maret University----->1617
7. Airlangga University----->1643
8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember----->1849
9. Bogor Agricultural University----->2215
10. Brawijaya University----->2590
11. Universitas Muhammadiyah Surakarta----->2685
12. Universitas Diponegoro----->2779
13. Universitas Negeri Malang----->2791
14. Indonesia University of Education----->2839
15. Sekolah Tinggi Teknik Telkom----->3017
16. Universitas Islam Indonesia----->3058
17. Universitas Padjadjaran----->3142
18. Universitas Mercu Buana-------->3276
19. Electronic Engineering Polytecnic Institute of Surabaya----->3303
20. Universitas Hasanuddin----->3446
21. Universitas Udayana----->3453
22. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta----->3468
23. Atmajaya Yogyakarta University----->3565
24. Universitas Jember----->3642
25. Yogyakarta State University----->3968
26. Universitas Lampung----->4084
27. Universitas Katolik Parahyangan----->4220
28. Universitas Paramadina----->4406
29. Universitas Sriwijaya----->4568
30. Bina Nusantara University----->4713
31. Universitas Sumatra Utara----->4884


bersumber dari: webometrics.info

Read more...

Pengujian Berat Jenis Agregat Kasar

Berat jenis agregat adalah rasio antara massa padat agregat dan massa air dengan volume sama pada suhu yang sama. Sedangkan penyerapan adalah kemampuan agregat untuk menyerap air dalam kondisi kering sampai dengan kondisi jenuh permukaan kering (SSD = Saturated Surface Dry). Lihat disini (link referensi).

Peralatan

1. Timbangan dengan ketelitian 0,1 gram.

2. Oven yang dilengkapi dengan pengatur suhu untuk memanasi sampai (110 ± 5)oC.

3. Talam atau loyang dengan bahan anti karat.

4. Keranjang dengan kapasitas ± 5000 gram.

5. Thermometer.

6. Kain penyerap.

Benda Uji

1. Benda uji adalah agregat yang diperoleh dalam keadaan jenuh permukaan kering (SSD).

2. Siapkan benda uji dengan berat ± 3000 gram.


Prosedur Pengujian

a. Cuci benda uji untuk menghilangkan debu atau bahan-bahan lain yang melekat pada permukaan agregat.

b. Rendam benda uji dalam air pada suhu kamar selama 24 ± 4 jam.

c. Keluarkan benda uji dari perendaman, dan lap dengan kain penyerap sampai selaput air pada

permukaan agregat hilang (agregat ini dinyatakan dalam kondisi jenuh permukaan kering/SSD).

Perhatian !!!

Untuk butiran yang besar, pengeringan dengan lap harus satu persatu.

d. Timbang berat benda uji dalam keadaan jenuh permukaan kering/SSD ± 3000 gram, (A).

e. Masukkan benda uji ke dalam keranjang, kemudian rendam dalam air dan tentukan berat benda uji

tersebut, (B).

f. Keluarkan benda uji dan keringkan benda uji dengan memasukkan kedalam oven dengan suhu (110 ±

5)oC, sampai beratnya tetap kemudian dinginkan dan timbang beratnya, (C).

Read more...

Pengujian Berat Jenis Agregat Halus

Berat jenis agregat adalah rasio antara massa padat agregat dan massa air dengan volume sama pada suhu yang sama. Sedangkan penyerapan adalah kemampuan agregat untuk menyerap air dalam kondisi kering sampai dengan kondisi jenuh permukaan kering (SSD = Saturated Surface Dry). Lihat disini (link referensi).

Peralatan

1. Timbangan dengan ketelitian 0,1 gram.

2. Oven yang dilengkapi dengan pengatur suhu untuk memanasi sampai (110 ± 5)oC.

3. Talam atau loyang dengan bahan anti karat.

4. Piknometer atau labu ukur dengan kapasitas 500 ml.

5. Kerucut terpancung (cone) untuk menentukan keadaan jenuh permukaan kering, dengan diameter atas (40 ± 3) mm, diameter bawah (90 ± 3) mm, dan tinggi (75 ± 3) mm terbuat dari bahan anti karat.

6. Penumbuk yang mempunyai penampang rata, berat 9340 ± 15) gram, diameter permukaan penumbuk (25 ± 3) mm.

7. Saringan No. 4” (4,75 mm).

8. Thermometer.

9. Corong (funnel).

10. Glass Plate dengan tebal 5 mm.

11. Kain penyerap.

Benda Uji

1. Benda uji adalah agregat yang lewat saringan No. 4” yang diperoleh dalam keadaan jenuh permukaan kering (SSD).

2. Berat benda uji ± 1000 gram.

3. Air suling.

Prosedur Pengujian

1. Menentukan Agregat Halus dalam kondisi Jenuh Permukaan Kering (SSD).

a. Masukkan benda uji ke dalam kerucut terpancung dalam 3 (tiga) lapis, dimana pada masing-masing lapisan ditumbuk sebanyak 8 (delapan) kali, ditambah 1 (satu) kali penumbukan untuk bagian atasnya (total penumbukan sebanyak 25 kali).

b. Angkat cetakan kerucut secara perlahan-lahan.

Perhatian !!!

- Sebelum diangkat, cetakan kerucut harus dibersihkan dari butiran agregat yang berada dibagian luar kerucut.

- Pengangkatan kerucut harus benar-benar vertical.

c. Periksa bentuk agregat hasil pencetakan setelah kerucut terangkat, keadaan jenuh permukaan kering (SSD) tercapai bila benda uji runtuh akan tetapi masih dalam keadaan tercetak.

2. Menentukan Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Halus.

a. Timbang picnometer dengan tutupnya.

b. Timbang agregat dalam keadaan SSD sebanyak ± 500 gram dan masukkan ke dalam picnometer, (B1).

c. Masukkan air suling sampai mencapai 90% isi picnometer, dan putar sambil diguncang sampai tidak terlihat gelembung udara di dalamnya. Proses untuk menghilangkan gelembung udara dalam picnometer dapat dipercepat dengan menggunakan pompa hampa udara atau dengan cara merebus picnometer.

d. Tambahkan air suling sampai penuh dan tutup picnometer tersebut.

e. Timbang picnometer yang berisi air suling dan benda uji, (B2).

f. Keluarkan benda uji dan keringkan benda uji dengan memasukkan kedalam oven dengan suhu (110 ± 5)oC, sampai beratnya tetap kemudian dinginkan dan timbang beratnya, (B3).

g. Isi kembali picnometer dengan air suling sampai penuh dan tutup, kemudian timbang beratnya, (B4).

Read more...

Sejarah

Perkembangan jalan di Indonesia sebelum masa kolonialisasi Belanda tidak banyak ditemukan catatannya. Barangkali, Jalan Daendels, merupakan proyek jalan pertama di Indonesia yang cukup banyak informasinya. Namun demikian, juga banyak informasi dan hal yang perlu ditelaah lebih lanjut karena hanya berdasar dari dokumen-dokumen yang tersimpan di Belanda.

Pembangunan Jalan Daendels di Pantura Pulau Jawa

Herman Willem Daendels adalah seorang Gubernur-Jendral Hindia-Belanda yang ke-36. Ia memerintah antara tahun 1808 – 1811. Pada masa itu Belanda sedang dikuasai oleh Perancis. Pada masa jabatannya ia membangun jalan raya pada tahun 1808 dari Anyer hingga Panarukan. Sebagian dari jalan ini sekarang menjadi Jalur Pantura (Pantai Utara) yang membentang sepanjang pantai utara Pulau Jawa. Pembangunan jalan ini adalah proyek monumental namun dibayar dengan banyak pelanggaran hak-hak asasi manusia karena dikerjakan secara paksa tanpa imbalan pantas.
Manfaat yang diperoleh dari jalan ini adalah sebagai jalan pertahanan militer. Selain itu dari segi ekonomi guna menunjang tanam paksa (cultuur stelsel) hasil produk kopi dari pedalaman Priangan semakin banyak yang diangkut ke pelabuhan Cirebon dan Indramayu padahal sebelumnya tidak terjadi dan produk itu membusuk di gudang-gudang kopi Sumedang, Limbangan, Cisarua, dan Sukabumi. Selain itu, dengan adanya jalan ini perjalanan darat Surabaya-Batavia yang sebelumnya ditempuh 40 hari bisa dipersingkat menjadi tujuh hari. Ini sangat bermanfaat bagi pengiriman surat yang oleh Daendels kemudian dikelola dalam dinas pos.

Read more...

Ductilitas

Pengujian duktilitas dibutuhkan untuk mengetahui sifat kohesi dan plastisitas aspal. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui nilai panjang contoh aspal ketika putus pada saat dilakukan penarikan dengan kecepatan 5 cm/menit. Lihat disini (link referensi).

Alat Pengujian

1. Satu set alat duktilitas,

2. Stopwatch,

3. Mold daktilitas

4. Bak perendam (Water Bath)

5. Thermometer

Benda Uji

1. Benda uji berupa aspal dingin yang dipanaskan sampai suhu ± 110oC,

2. Cairan Gliserin.

Prosedur Pengujian

a. Ambil 3 buah mold duktilitas yang terbuat dari bahan anti karat, kemudian isi sampai penuh dengan aspal yang sudah dipanaskan. Diamkan sampai dingin.

b. Isi alat duktilitas dengan air sampai batas yang ditentukan, kemudian tambahkan cairan gliserin agar berat jenis air mendekati berat jenis aspal.

c. Setelah benda uji dingin masukkan kedalam bak perendam selama ± 30 menit, dan hidupkan mesin daktilitas agar sirkulasi air berjalan normal.

d. Keluarkan benda uji dari mold dan letakkan ke alat penarik yang ada di dalam air dengan jarak dari bawah dan atas air ± 2,5 cm.

e. Atur suhu ruang dalam kondisi konstan, kemudian tekan tombol start untuk menarik benda uji secara bersamaan.

f. Pengujian dinyatakan selesai setelah benda uji putus, terapung ke permukaan air, atau menyentuh dasar alat duktilitas.

g. Catat jarak selama benda uji mulai ditarik sampai selesai.

Read more...

Pengujian Berat Jenis Aspal

Nilai berat jenis aspal dibutuhkan untuk membuat bermacam-macam variasi campuran aspal atau untuk jenis-jenis pengujian aspal lainnya. Lihat disini (link referensi)
Peralatan

1. Timbangan dengan ketelitian 0,1 gram.

2. Bak perendam (water Bath).

3. Picnometer kapasitas 100 cc.

4. Hot Plate, kompor listrik.

5. Thermometer.
Nampan.

Benda Uji

1. Panaskan benda uji bitumen keras dengan pemanas/tungku dengan suhu ± 180oC.

2. Air suling.



Prosedur Pengujian

a. Ambil picnometer bersihkan dan keringkan kemudian timbang picnometer, (A).

b. Angkatlah nampan dari bak perendam. Isilah picnometer dengan air suling.

c. Letakkan picnometer kedalam nampan, kemudian masukkan nampan dan picnometer ke dalam bak perendam. Diamkan ke dalam bak perendam sekurang-kurangnya 30 menit, kemudian angkatlah picnometer dan keringkan dengan lap/kain penyerap. Timbanglah picnometer berisi air suling, (B).

d. Keringkan picnometer kemudian tuangkan benda uji bitumen ke dalam piknometer sehingga terisi ± 50 gram.

e. Biarkan picnometer berisi benda uji sampai suhunya tetap dengan waktu ± 30 menit, kemudian timbang picnometer dengan ketelitian 0,1 gram, (C).

f. Isilah benda uji denganair suling dan diamkan agar gelembung udara keluar.

g. Masukkan picnometer ke dalam nampan, kemudian rendamlah dalam bak perendam sekurang-kurangnya ± 30 menit.

h. Angkat dan keringkan bagian luar picnometer kemudian timbang beratnya, (D).

Read more...

06 Agustus 2009

Menteri Pendidikan Republik Indonesia

Menteri Pendidikan Republik Indonesia

Tahukan anda siapa saja Menteri Pendidikan kita.

Berikut daftar Menteri Pendidikan mulai dari awal Republik ini merdeka sampai sekarang.



No.

Nama

Kabinet

Dari

Sampai

1.

Ki Hadjar Dewantara

Presidentil

19 Agustus 1945

14 November 1945

2.

Todung Sutan Gunung Mulia

Sjahrir I

14 November 1945

12 Maret 1946

3.

T. S. G. Mulia

Sjahrir II

12 Maret 1946

2 Oktober 1946

4.

Soewandi

Sjahrir III

2 Oktober 1946

27 Juni 1947

5.

Ali Sastroamidjojo

Amir Sjarifuddin I

3 Juli 1947

11 November 1947

6.

Ali Sastroamidjojo

Amir Sjarifuddin II

11 November 1947

29 Januari 1948

7.

Ali Sastroamidjojo

Hatta I

29 Januari 1948

4 Agustus 1949

8.

Teuku Mohammad Hasan

Darurat

19 Desember 1948

13 Juli 1949

9.

S. Mangunsarkoro

Hatta II

4 Agustus 1949

20 Desember 1949

10.

Abu Hanifah

RIS

20 Desember 1949

6 September 1950

11.

S. Mangunsarkoro

Susanto

20 Desember 1949

21 Januari 1950

12.

S. Mangunsarkoro

Halim

21 Januari 1950

6 September 1950

13.

Bahder Djohan

Natsir

6 September 1950

20 Maret 1951

14.

Wongsonegoro

Sukiman-Suwirjo

27 April 1951

3 April 1952

15.

Bahder Djohan

Wilopo

3 April 1952

30 Juli 1953

16.

Mohammad Yamin

Ali Sastroamidjojo I

30 Juli 1953

12 Agustus 1955

17.

RM Suwandi

Burhanuddin Harahap

12 Agustus 1955

24 Maret 1956

18.

Sarino Mangunpranoto

Ali Sastroamidjojo II

24 Maret 1956

14 Maret 1957

19.

Prijono

Djuanda

9 April 1957

10 Juli 1959

20.

Prijono

Kerja I

10 Juli 1959

18 Februari 1960

21.

Prijono

Kerja II

18 Februari 1960

6 Maret 1962

22.

Prijono

Kerja III

6 Maret 1962

13 Desember 1963

23.

Prijono

Kerja IV

13 Desember 1963

27 Agustus 1964

24.

Prijono

Kabinet Dwikora I

27 Agustus 1964

28 Maret 1966

25.

Sarino Mangunpranoto

Kabinet Dwikora II

28 Maret 1966

25 Juli 1966

25.

Sarino Mangunpranoto

Kabinet Ampera I

25 Juli 1966

11 Oktober 1967

26.

Sanusi Hardjadinata

Kabinet Ampera II

11 Oktober 1967

6 Juni 1968

27.

Mashuri

Kabinet Pembangunan I

6 Juni 1968

28 Maret 1973

28.

Sjarief Thajeb

Kabinet Pembangunan II

28 Maret 1973

29 Maret 1978

29.

Daoed Joesoef

Kabinet Pembangunan III

29 Maret 1978

19 Maret 1983

30.

Nugroho Notosusanto

Kabinet Pembangunan IV

19 Maret 1983

3 Juni 1985

31.

Fuad Hassan

Kabinet Pembangunan IV

30 Juli 1985

21 Maret 1988

32.

Fuad Hassan

Kabinet Pembangunan V

21 Maret 1988

17 Maret 1993

33.

Wardiman Djojonegoro

Kabinet Pembangunan VI

17 Maret 1993

16 Maret 1998

34.

Wiranto Arismunandar

Kabinet Pembangunan VII

16 Maret 1998

21 Mei 1998

35.

Juwono Soedarsono

Kabinet Reformasi Pembangunan

23 Mei 1998

20 Oktober 1999

36.

Yahya Muhaimin

Persatuan Nasional

23 Oktober 1999

22 Juli 2001

37.

Abdul Malik Fadjar

Gotong Royong

10 Agustus 2001

20 Oktober 2004

38.

Bambang Sudibyo

Indonesia Bersatu

20 Oktober 2004

Sekarang


Bersumber dari: dikti



Read more...

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Jember, Jawa Timur, Indonesia
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Direktori

Literature 

Blogs Top Global Site Books & 

Literature Blogs - Blog Rankings blogarama - the blog directory My Ping in TotalPing.com

Search Engine Optimization and SEO Tools

Award


Masukkan Code ini K1-516AA4-2
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

About This Blog

Blog ini awalnya hanya sebatas untuk mengumpulkan referensi aspal, namun di karenakan saran dari beberapa temen akhirnya blog ini aku isi dengan beberapa artikel tentang seputar dunia pendidikan yang sumbernya aku ambil dari beberapa media.

Namun tujuan utama dari blog ini masih tetap tentang pengujian-pengujian dasar bahan perkerasan jalan, yang nantinya akan bertambah meskipun tidak sempurna.

Dan untuk menambah kesan agar pengunjung tidak jenuh untuk membacanya sengaja aku hiasi blog ini dengan hiasan bunga dan burung yang sripnya aku ambil dari "cantik" (untuk cantik makasih skripnya sangat membantu bagi aku yang pemula ini).

Ya begitulah blog ini jadi, untuk yang lain selamat berkarya, jaya selalu saudaraku...

  © Free Blogger Templates Spain by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP